Di antara ilalang-ilalang tinggi, kita berdiri.
Menatap langit yang dipenuhi burung-burung berkunjung.
Ingin ku yakinkan hatimu, ke hidupmulah aku pulang.
Di antara ilalang-ilalang tinggi yang memerangkap angin.
Menerbangkan harap dan angan bersama berkas-berkas cahaya menerobos
Ingin ku yakinkan hatimu, kepadamu rinduku selalu tertuju.
Di antara ilalang-ilalang coklat berteman panas dan hujan
yang mengawal musim-musim berganti tanpa enggan, tanpa ragu,
Ku ingin meyakinkanmu, tak satupun musim kehidupanmu yang terlupakan.
Di antara jerami ilalang yang berserakan di bawah kaki kita,
dan angin dingin yang menemani musim berganti,
juga jejak cahaya senja yang melewati jemari kita yang bertaut,
akan menjadi teman ingatan kita kelak,
ketika diantara ilalang-ilalang padang hati kita terpaut.
***
Catatan dari kotaku
Had posted on Kompasiana
Komentar
Posting Komentar