Langsung ke konten utama

Mixture dalam Gelas Tinggi

Cinnamon Sugar Daddy (Dokpri.)

Mixture. Hari itu, aku memesan Cinnamon Sugar Daddy. Sesekali, pengen juga cicip yang campuran bahan lain pada kopi. Selain bubuk kayu manis yang ada di permukaan minuman, ada juga irisan jeruk kering yang bisa dimakan. 

Cinnamon Sugar Daddy adalah kopi dengan campuran sirup jeruk dan bubuk kayu manis.

Aroma manis menguar, segera. Citarasa asam dari jeruk dan kesegaran kayu manisadalah hal pertama yang muncul. Citarasa pahit kopi tertinggal di akhir tegukan. Bekasnya terasa pada pangkal lidah yang sangat dekat dengan tenggorokan. Rasanya sangat menyegarkan. Juga, menyenangkan. :)


Gelas dan cangkir (Dokpri.)

Wadah Kopi. Selain gelas berbahan plastik maupun kertas yang praktis, untuk wadah kopi sering juga digunakan mug keramik dan gelas bening. 

Ada cangkir yang menggunakan tatakan yang sewarna dengan si cangkir. Ada juga tatakan kayu dengan inisial kedai kopi di permukaannya sebagai tatakan gelas bening. Mug ukuran sedang maupun besar dengan rupa-rupa warna sudah pernah hadir di hadapanku. Pesanan kopi dengan campuran susu dan gula aren, pake mug, dong

Pesanan kopi seduh yang manual brew maka yang digunakan adalah gelas berbahan bening maupun kaleng. Nah, baru kali ini ada gelas tangkai panjang hadir. ☺

Tak lama setelah menerima pesanan, mas baristanya menyeduh kopi. Dan menawarkan secangkir untukku, setelah menyiapkan secangkir untuk dirinya sendiri. Lalu, bersama-sama menikmati secangkir kopi yang lain. Kopi dalam cangkir kaleng. 

Kopi yang berasal dari bijih kopi asal Bali yang diroasting sendiri oleh mas baristanya. Tempat roastingnya ada di bagian belakang kedai kopi. Aku ga mengerti tentang sistem roasting dan istilah-istilah lain. Tapi, aku sempat mendengar istilah full-wash, gitu, dari mas baristanya. 

Setelah dicicip, aroma asam yang wangi floral dan fruity sangat terasa. Ada rasa asam yang manis seperti markisa. Manis yang segar. Padahal, markisa memiliki campuran rasa yang sangat beragam dengan gradasi lebar mulai manis sampe asam. Naaah, kopi yang ditawarkan ini tidak punya rasa asamnya. Baristanya kasih tahu juga tentang manis yang menyegarkan itu setelah mendengar tanggapanku atas kopi seduhannya. Rupanya saat proses full-wash, bijih kopi dicampur dengan buah nanas. Nanas pun memiliki campuran rasa manis dan asam seperti buah markisa.😊

Kapan-kapan mo datang lagilaaaah.. 😋

***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku-buku Baru Sebelum Susun Daftar Baca Baru

  Aku tidak berencana beli buku dulu sampai ahir tahun. Tumpukan buku yang merupakan daftar baca dan masuk daftar baca sejak awal tahun, masih ada. Masih belum rampug baca sekalipun sudah berlalu 10 bulan. Sebagian besar dari buku-buku itu malah baru dibaca separuhnya. Ada yang baru seperempat bagian buku. Ada juga baru beberapa halaman. Masih cukup untuk dibaca sampai akhir tahun. Namun, kemungkinan beli buku di tahun ini tinggal beberapa minggu lagi. Jadi, aku memutuskan mampir ke toko buku dan beli beberapa buku. Mumpung masih ada bazaar buku. Setelah mengunjungi 2 toko buku besar, berkeliling diantara tumpukan buku, akhirnya aku mengambil 8 buku setelah memilih diantara buku-buku lain yang juga berencana akan dibawa pulang. Delapan buku tersebut, antara lain: Selamat Malam untuk Presiden , Peyempuan Nelangsa , Potret , Ompung Odong-odong , Q & A, Kedai 1002 Mimpi , Apres Le Mariage , Travel Young . Biasanya, buku baru baru akan mendapat giliran dibaca setelah buk...

Puisi | Kita Masih Akan di Sini

  Kita masih di sini ketika matahari beranjak pulang. Kita masih di sini ketika pendar-pendar jingga penuhi cakrawala di bagian barat Bumi. Kita masih di sini ketika bintang-bintang bersiap-siap dansa di langit cerah   Dalam banyak hari, bersama-sama kita menyaksikan… …langit menceritakan banyak kisah cinta mengagumkan. …hujan menyanyikan kisah cinta yang diceritakan langit.   Dan, kita masih di sini... untuk terus mengisi ruang hati kita dengan gema tawa kita... untuk memenuhi langit-langit ruang dengan lelucon konyol yang hanya kita yang mengerti. Demi senyum mereka, orang-orang yang peduli pada kita.. Demi senyum kita, kala mengingat peristiwa ini kelak..   Namun,, waktu-waktu seperti itu akan tiada. Hari-hari kemaren, yang berhembus dengan cepat dan menghilang. Hari-hari lalu menyisakan ingatan untuk dikenang.   Dalam sekejap, kau tidak lagi di sini.. Dalam sekejap, kau menuju daerah yang lebih dekat dengan cahaya mataha...

Buku #9 - Love Rosie (Where Rainbows End)

      Love, Rosie (dokpri.) Judul novel: Where Rainbows End  Tahun terbit: 2004 Penulis: Cecelia Ahern Penerjemah: Monica Dwi Chresnayani Hal: 632 halaman Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun: 2015   Love Rosie (Where Rainbows End) : Menjadi Sahabat Penamu Seumur Hidupku Aku masih ingat betapa membahagiakannya ketika mendapatkan surat dari seorang sahabat. Dulu. Dulu sekali. Entah kapan? Hehehehe… Novel Where Rainbow End telah difilmkan. Judulnya menjadi Love, Rosie. Film Love, Rosie sudah pernah kutonton bertahun-tahun lalu. Aku tidak menonton dari awal. Kemudian aku mendapatkan novel yang menjadi awal film tersebut dan menikmati persahabatan luar biasa antara Rosie Dunne dan Alex Stewart. Pertemanan yang dibangun sejak usia kanak-kanak, bersama-sama melewati masa remaja, saling mendukung di masa dewasa mereka dan terus saling menyayangi dalam segala musim kehidupan hingga melampaui usia separuh baya. *** Keluarga orangtua Rosie Dunne dan orangtua...