Langsung ke konten utama

Sulitnya Menyelesaikan Daftar Baca Buku

 

Daftar baca buku (Dokpri.)

Setiap awal minggu, aku menuliskan daftar bacaan selama  seminggu berjalan. Seenggaknya ada sekian judul buku diletakkan pada  tumpukan buku sesuai dengan daftar buku yang akan dibaca dalam  seminggu.. Tapi, selalu lebih gampang menumpuk buku-buku tersebut daripada menyelesaikan daftar baca..

Salah satu alasan yang paling sering muncul ketika tiba waktu membaca  adalah, "besok saja dilanjutkan bacanya." Padahal, hari ini pun belum  ada dari daftar baca yang dibaca.. Hehehehe..

Ada yang pernah bertanya, bagaimana caranya aku punya kebiasaan membaca akut.. Eh?

 

Caranya, seh, sederhana..

Mulailah dari halaman pertama. Mulailah membaca 2 halaman setiap hari..  Lalu tingkatkan menjadi 5 menit baca. Dua bab. 10 menit. 30 menit.  Lakukan setahap demi setahap. Tidak ada perubahan yang tidak disertai usaha, tekad dan langkah-langkah kecil sederhana.

Salah seorang karib memiliki passion menulis. Lalu mendisiplin diri  untuk tetap menulis sekalipun semangat kadang memudar. Kini, tulisannya  dinikmati oleh banyak orang..

Passion saja tidaklah cukup. Memulainya adalah awal dari perjalanan  panjang passion. Memelihara dan menjaga kecepatan tetap stabil adalah  langkah sulit lainnya. Sehingga, ketika langkah mulai melambat, ingat  lagi bagaimana passion membuat kita mengambil langkah awal..

 Passion. Disiplin diri..

 Jadi, sedang baca buku apa sekarang?

 

 -RS

 

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Sulitnya Menyelesaikan Daftar Baca Buku", Klik untuk baca:

https://www.kompasiana.com/nev_sihombing/5bf13103ab12ae381a519722/sulitnya-menyelesaikan-daftar-baca-buku

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku-buku Baru Sebelum Susun Daftar Baca Baru

  Aku tidak berencana beli buku dulu sampai ahir tahun. Tumpukan buku yang merupakan daftar baca dan masuk daftar baca sejak awal tahun, masih ada. Masih belum rampug baca sekalipun sudah berlalu 10 bulan. Sebagian besar dari buku-buku itu malah baru dibaca separuhnya. Ada yang baru seperempat bagian buku. Ada juga baru beberapa halaman. Masih cukup untuk dibaca sampai akhir tahun. Namun, kemungkinan beli buku di tahun ini tinggal beberapa minggu lagi. Jadi, aku memutuskan mampir ke toko buku dan beli beberapa buku. Mumpung masih ada bazaar buku. Setelah mengunjungi 2 toko buku besar, berkeliling diantara tumpukan buku, akhirnya aku mengambil 8 buku setelah memilih diantara buku-buku lain yang juga berencana akan dibawa pulang. Delapan buku tersebut, antara lain: Selamat Malam untuk Presiden , Peyempuan Nelangsa , Potret , Ompung Odong-odong , Q & A, Kedai 1002 Mimpi , Apres Le Mariage , Travel Young . Biasanya, buku baru baru akan mendapat giliran dibaca setelah buk...

Puisi | Kita Masih Akan di Sini

  Kita masih di sini ketika matahari beranjak pulang. Kita masih di sini ketika pendar-pendar jingga penuhi cakrawala di bagian barat Bumi. Kita masih di sini ketika bintang-bintang bersiap-siap dansa di langit cerah   Dalam banyak hari, bersama-sama kita menyaksikan… …langit menceritakan banyak kisah cinta mengagumkan. …hujan menyanyikan kisah cinta yang diceritakan langit.   Dan, kita masih di sini... untuk terus mengisi ruang hati kita dengan gema tawa kita... untuk memenuhi langit-langit ruang dengan lelucon konyol yang hanya kita yang mengerti. Demi senyum mereka, orang-orang yang peduli pada kita.. Demi senyum kita, kala mengingat peristiwa ini kelak..   Namun,, waktu-waktu seperti itu akan tiada. Hari-hari kemaren, yang berhembus dengan cepat dan menghilang. Hari-hari lalu menyisakan ingatan untuk dikenang.   Dalam sekejap, kau tidak lagi di sini.. Dalam sekejap, kau menuju daerah yang lebih dekat dengan cahaya mataha...

Buku #8 - Life Traveler: Catatan Perjalanan Pencinta Petualangan

    Life Traveler Perjalanan Pencinta Petualangan Life Traveler adalah catatan perjalanan Windy Ariestanty yang mengunjungi beberapa kota di beberapa Negara. Tentang budayanya, tentang orang-orangnya, tentang teman-teman seperjalanan, juga tentang makna “pulang” ketika sedang dalam perjalanan dan citarasa pulang ketika berada sangat jauh dari rumah.     Dengan 381 halaman, Windy memanjakan pembaca Life Traveler dengan foto-foto; penjelasan detail keadaan tempatnya berkunjung dan cuaca; ilustrasi-ilustrasi sapuan cat air yang terlihat berwarna sangat pastel; traveler’s facts, tips, notes and infos. Yang berencana melakukan perjalanan atau menjadi ingin mengunjungi tempat-tempat yang sama dengan yang telah dijalani Windy, pastilah membutuhkan semua info tersebut. 😃 Pada buku terbitan Gagas Media dan diterbitkan tahun 2011 dibagi menjadi 18 bab dan 2 kisah tambahan dari 2 sahabat Windy; Windy mengisahkan tentang perjalanan dan menjalani kota-kota di Viet Nam...