Langsung ke konten utama

Buku #2 - Everything, Everything


Everything, Everything


Penulis: Nicola Yoon
Penerbit: Penerbit Spring
Tahun: 2016
Hal: 333 halaman

Mungkinkah menjadi Dewasa Artinya Mengecewakan Orang-orang yang Kita Cintai?Buku ini berkisah tentang seorang anak perempuan yang menderita Defisiensi Imunitas (SCID – Severe Combined Immunodeficiency). Penderita Defiensi Imunitas adalah penyakit yang disebabkan kelainan genetik, yang membuat penderitanya sangat rentan terhadap penyakit infeksi.

Setelah terdiagnosa SCID, Madeline Whitter, sepanjang umurnya, tidak pernah meninggalkan rumahnya. Tidak banyak aktivitas luar rumah yang dilakukan Maddy.

Ibunya, dr. Pauline Whitter, membuat segala sesuatunya mudah bagi Madeline sehingga tidak perlu meninggalkan rumah. Menjadi dokter pribadi bagi Maddy. Membayar seorang perawat, Carla, bagi Maddy sekaligus bekerja membersihkan rumah. Maddy melakukan belajar online. Ada gurunya yang datang untuk sesi tatap muka. Namun, jikapun diizinkan masuk ke kamar Maddy, sang guru harus mengalami proses desinfektanisasi yang kemudian bisa membuat guru menggigil kedingina sebagai efek sampingnya.

Segala sesuatu tentang hidupnya berjalan dengan tenang dan teratur. Bangun pagi, sarapan, makan obat, belajar online, istirahat siang, membaca, makan siang, makan obat, mengerjakan pr, makan malam, makan obat. Dan disela-sela kegiatan tersebut, Maddy berinteraksi dengan Carla. 

Namun ritme hidupnya berubah sesudah Maddy memiliki tetangga, sebuah keluarga dengan ayah, ibu dan 2 anak (Oliver dan Kara).

Olly mencoba berteman dengan Maddy sejak pertama kai menjadi tetangga namun tidak pernah melihat Maddy meninggalkan kamarnya. Sejak saat itu, Olly mencari cara untuk berbincang dengan Maddy hingga meninggalkan alamat email di jendela kamar Maddy. Kebiasaan bertukar kabar terbangun sejak saat itu. Hubungan mereka pun semakin dekat.

Karena perasaannya kepada Olly yang dirasakannya makin meluap, Maddy setuju bertemu dengan Olly. Bekerja sama dengan Carla, Maddy menjumpai Olly dan belajar hal-hal baru. Namun, Carla dipecat!

Pengetahuan baru itu membuatnya ingin mengetahui dunia luar lebih lagi. Setelah menguatkan tekadnya, Maddy setuju melakukan perjalanan ke Hawai bersama Olly. Selain berinteraksi dengan orang-orang baru, Maddy pun melakukan hal-hal baru. 

Sampai sesuatu terjadi. Maddy pingsan. Olly menghubungi mama Maddy. Maddy dijemput dari rumah sakit dan kembali ke rumah menjalani kehidupan sebelumnya.

Keadaan menjadi tidak sama lagi dengan yang sebelumnya. Madeline menutup semua akses bagi Olly untuk mendekatinya. Bahkan email dari Olly segera dikirimkan ke kotak sampah sebelum sempat dibaca.

Yang menyenangkan setelah masa sulit menjauhkan diri dari Olly adalah ibu Maddy memanggil kembali Carla untuk bekerja pada mereka.

Keadaan semakin tidak membaik. Tanpa pemberitahuan, Olly, Kara dan ibunya memutuskan untuk melarikan diri dari rumah ketika ayahnya sedang bekerja. Truk besar datang untuk mengangkut barang-barang mereka dan Maddy menyaksikannya dari jendela kamarnya.

Ketika tidak ada lagi Olly, Maddy mengambil dari kotak sampah semua email yang dikirimkan Olly untuk dibaca. Sampai akhirnya Maddy menerima surat dari dokter yang pernah merawatnya di Hawai. Ada fakta mengejutkan yang baru diketahui. Sehingga Maddy merasa perlu mengkonfrontasi mamanya.

***

Karena infeksi berulang yang dialami Maddy semasa bayi dulu, belakangan diketahui bahwa mamanya yang adalah seorang dokter membuat kesimpulan yang sangat dini terhadap Maddy. Diagnosa dini dr. Pauline membuat setiap orang mengira bahwa Maddy menderita infeksi parah. 

Trauma kehilangan suami dan anak lelakinya akibat kecelakaan, membuat dr. Pauline menjaga sangat ketat Maddy. Tanpa menyadari bahwa obsesi kesehatan dari mamanya tersebut sangat melukai Maddy.

Setelah fakta tersebut terungkap, Maddy memutuskan meninggalkan mamanya!


What’s on my thoughts?

1. Second opinion selalu penting!
Kadangkala, panik melumpuhkan pikiran untuk bertanya kepada dokter yang lain. Pendapat kedua dan atau ketiga selalu dibutuhkan untuk segala sesuatu yang berkenaan dengan keputusan besar menyangkut kesehatan seseorang.

2. Piknik
Melakukan perjalanan jauh menjadi penting untuk mengetahui seberapa banyak yang telah kita punya di dalam hidup kita. Bertemu orang orang dan berada di tempat yang baru mampu menyegarkan hati. Piknik dan tamasya juga penting!

3. Bertumbuh melalui pengalaman baru
Pengalaman baru memberikan perspektif baru tentang banyak hal. Melakukan perjalanan ke tempat baru tentu saja sama menyenangkannya. Belajar hal baru, kultur baru dan menikmati makanan lokal. (RS)

***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku-buku Baru Sebelum Susun Daftar Baca Baru

  Aku tidak berencana beli buku dulu sampai ahir tahun. Tumpukan buku yang merupakan daftar baca dan masuk daftar baca sejak awal tahun, masih ada. Masih belum rampug baca sekalipun sudah berlalu 10 bulan. Sebagian besar dari buku-buku itu malah baru dibaca separuhnya. Ada yang baru seperempat bagian buku. Ada juga baru beberapa halaman. Masih cukup untuk dibaca sampai akhir tahun. Namun, kemungkinan beli buku di tahun ini tinggal beberapa minggu lagi. Jadi, aku memutuskan mampir ke toko buku dan beli beberapa buku. Mumpung masih ada bazaar buku. Setelah mengunjungi 2 toko buku besar, berkeliling diantara tumpukan buku, akhirnya aku mengambil 8 buku setelah memilih diantara buku-buku lain yang juga berencana akan dibawa pulang. Delapan buku tersebut, antara lain: Selamat Malam untuk Presiden , Peyempuan Nelangsa , Potret , Ompung Odong-odong , Q & A, Kedai 1002 Mimpi , Apres Le Mariage , Travel Young . Biasanya, buku baru baru akan mendapat giliran dibaca setelah buk...

Puisi | Kita Masih Akan di Sini

  Kita masih di sini ketika matahari beranjak pulang. Kita masih di sini ketika pendar-pendar jingga penuhi cakrawala di bagian barat Bumi. Kita masih di sini ketika bintang-bintang bersiap-siap dansa di langit cerah   Dalam banyak hari, bersama-sama kita menyaksikan… …langit menceritakan banyak kisah cinta mengagumkan. …hujan menyanyikan kisah cinta yang diceritakan langit.   Dan, kita masih di sini... untuk terus mengisi ruang hati kita dengan gema tawa kita... untuk memenuhi langit-langit ruang dengan lelucon konyol yang hanya kita yang mengerti. Demi senyum mereka, orang-orang yang peduli pada kita.. Demi senyum kita, kala mengingat peristiwa ini kelak..   Namun,, waktu-waktu seperti itu akan tiada. Hari-hari kemaren, yang berhembus dengan cepat dan menghilang. Hari-hari lalu menyisakan ingatan untuk dikenang.   Dalam sekejap, kau tidak lagi di sini.. Dalam sekejap, kau menuju daerah yang lebih dekat dengan cahaya mataha...

Puisi | Kecanduan Rasa Sepi

  Laki-laki itu berjalan sendiri melawan arus pejalan kaki. Menunduk dalam diam sambil memerintahkan arah yang dikehendakinya pada kakinya. Abai dengan tatap bingung sekitarnya. Hari-hari berjalan dalam gerak sederhana, hitam dan putih..   Perempuan itu berdiri sendiri di pinggir jembatan yang mulai lapuk di makan usia. Memandang kejauhan sambil mendendangkan lagu lawas dari waktu lampau yang terdengar di telinga. Acuh dengan tatap kasihan sekitarnya. Hari-hari bergerak dalam gerak sederhana, melembut dan melambat.   Mereka, pribadi-pribadi yang menikmati hidup dalam tenangnya angin.. Mereka, pribadi-pribadi yang merentang kenangan dalam sunyinya percakapan keluar.. Mereka, pribadi-pribadi yang terhibur dengan percakapan-percakapan monolog.. ..mereguk sepi laiknya candu. . . . . Laki-laki itu.. Perempuan itu.. Sekali lagi, dia duduk di sudut hatinya yang sepi.. ..dalam senandung sunyi yang digemakannya sendiri..   PS: Untuk...