Kata siapa kidung cinta ada di sini? Aku mendengar pertanyaan tersebut bergaung kuat, gemanya memantul di langit sore berkabut, dan di hatiku mendarat tepat. Kata siapa kidung cinta ada di sini? Di tempat keterbatasan berada.. Di tempat kesementaraan bersemayam.. Di tempat aku dan kau menetap. Kemarilah.. Aku akan mengajakmu berkeliling, menunjukkan padamu keindahan dalam kesementaraan, yang dibungkus cinta kekal nan abadi. Lihatlah tetesan embun yang datang menjelang subuh, bergerak lambat di tepi daun-daun berayun basah, bergulir jatuh tanpa keluh, tersenyum hangat berkata,” Esok kita ‘kan berjumpa. Usah resah !” Lihatlah bunga-bunga perdu warna-warni nan mungil, merah, kuning, merah muda, oranye dan putih. Bunga-bunga yang mekar hari ini setelah fase kuntum, lalu kemudian akan layu dan kering dua hari mendatang, tersenyum hangat berkata,” Kami akan datang lagi. Bersama-sama. Bergerombol. Kali ini akan lebih meriah. ” Lihatlah pohon pinus di tepi hutan musim gugur, gagah menantang la...
Tur kedai kopi, tentang kopi, camilan kedai kopi, signature coffee, buku dan kopi