Langsung ke konten utama

Postingan

Tiga Alasan Toko Buku Merupakan Tempat Romantis

Bukan! Bukan karena aku romantis! Tapi, karena aku sangat menikmati berada di toko buku, maka aku segera saja merasa berbunga-bunga begitu melihat ada toko buku di drama-drama Korea. Toko buku berikut yang muncul di drama Korea selama beberapa minggu terakhir adalah Good Night Bookstore di When the Weather is Fine dan Old Future Bookstore di Born Again. Kesukaanku terhadap sudut-sudut di toko buku, rasanya dimulai ketika nonton film Nothing Hill puluhan tahun lalu… Hehehehe … 😀 Film yang dibintangi Julia Roberts dan Hugh Grant ini berkisah tentang pertemuan aktris terkenal dengan penggemarnya. Ada yang masih ingat? Hugh Grant berperan sebagai pemilik toko buku di sebuah kota kecil. Toko buku yang dipenuhi jajaran rak dan buku,   Buku-bukunya tersusun di rak-rak yang tingginya sampai ke langit-langit ruang. Barisan raknya yang rapi memudahkan pengunjung menjelajahi setiap pilihan bacaan dan judul. Lorong-lorong yang terbentuk dari barisan rak membuat bayang-bayang atas perj...

Puisi | Masa-masa yang Terhenti

  Bertambah tua tidak sesulit masa muda Berlalunya sekejap… …dan waktu menjauh tertinggal di belakang.   Terlalu cepat, sehingga kita tanpa sadar terus menoleh. Seperti terburu-buru, sehingga tanpa sadar kita jarang berhenti.. Seolah tak beranjak, sehingga menunda menjadi semakin mudah. Sampai… …masa pun terhenti.   Apakah kau beruntung? Kau tak menua. Tahun yang kau telah jalani sama seperti tahun yang sudah kutempuh. Tahun yang selesai kau telusuri sama seperti jumlah tahun di belakangku kini. Apakah kau beruntung di hidupmu yang telah terhenti, kini?   Apakah kau beruntung? Kau tak beranjak tua. Tahun yang kau telah jalani sama seperti tahun yang sudah kutempuh. Tahun yang selesai kau telusuri sama seperti jumlah tahun di belakangku kini. Apakah kau beruntung di hidupmu yang telah terhenti, kini?   Masa-masa yang telah terhenti, Musim-musim yang tak lagi kau lewati, jalani, lalui. Waktu telah berhenti untukmu,...

Buku #10 - "Janji": Kesempatan Kedua, Sekali Lagi

  Buya, seorang pemimpin sekolah agama, bermimpi tentang Bahar. Bahar adalah salah satu siswa di sekolah yang dipimpinnya. Bahar memutuskan meninggalkan sekolah dan satu-satunya keluarga miliknya yang tersisa, neneknya. Sepanjang kepergiannya, Bahar tidak pernah mengirimkan kabar sama sekali. Empat puluh tahun telah berlalu tanpa kabar Bahar. Buya mencarinya. Selama bertahun-tahun. Buya mencoba peruntungan dengan mencari Bahar sampai ke ibukota provinsi terdekat. Namun, Bahar tidak berhasil ditemukan. Buya memutuskan tidak melanjutkan usahanya.   Sampai, sesuatu mendatanginya.   Buya bermimpi tentang Bahar! Buya mengutus Baso, Hasan, dan Kaharuddin, untuk mencari keberadaan Bahar. Maka, dimulailah pertualangan 3 orang sahabat ini, sambil menapaktilasi perjalanan hidup Bahar. *** Napak Tilas Hidup Bahar Bahar meninggalkan pesantren , tempatnya menuntut ilmu, menuju kota terdekat. Di kota yang baru, kehidupan Bahar tidak jauh dari pasar induk. Bekerja sebagai ku...

Mixture dalam Gelas Tinggi

  Cinnamon Sugar Daddy (Dokpri.) Mixture . Hari itu, aku memesan Cinnamon Sugar Daddy. Sesekali, pengen juga cicip yang campuran bahan lain pada kopi. Selain bubuk kayu manis yang ada di permukaan minuman, ada juga irisan jeruk kering yang bisa dimakan.  Cinnamon Sugar Daddy adalah kopi dengan campuran sirup jeruk dan bubuk kayu manis. Aroma manis menguar, segera. Citarasa asam dari jeruk dan kesegaran kayu manisadalah hal pertama yang muncul. Citarasa pahit kopi tertinggal di akhir tegukan. Bekasnya terasa pada pangkal lidah yang sangat dekat dengan tenggorokan. Rasanya sangat menyegarkan. Juga, menyenangkan. :)   Gelas dan cangkir (Dokpri.) Wadah Kopi . Selain gelas berbahan plastik maupun kertas yang praktis, untuk wadah kopi sering juga digunakan mug keramik dan gelas bening.  Ada cangkir yang menggunakan tatakan yang sewarna dengan si cangkir. Ada juga tatakan kayu dengan inisial kedai kopi di permukaannya sebagai tatakan gelas bening. Mug ukuran sedang maupun...

Puisi | Kisah Cinta Petang nan Jingga Jelita

    Dokpri. Jingga, koq, bisa memikat begini? Dalam sapuan ungu, lembayung, merah muda dan oranye sepanjang cakrawala, jingga berbaris anggun.   Batas cakrawala di ujung dunia, di sebelah sini ada garis lain sepanjang pantai. Ada yang bisa membatasi gerak ombak?   Tembok-tembok tua itu, tidak bisa menakut-nakuti birunya perairan di sebelahnya. Jalanan bisu itu, memisahkan sejoli air. Bebatuan di permukaan bumi pun memiliki banyak gradasi. Sapuan warna dalam corak dan bentuk. Biru, biru muda, biru tua, biru kehijauan, hijau kebiruan, toska, hijau, hijau muda. Satu potret untuk riuhnya paduan gradasi biru dan hijau.   Pinus ditemani debu berawan. Cahaya yang seolah mengambang di permukaan dedaunan hijau muda membias di permukaan batang pepohonan yang berwarna kelabu dan coklat tanah kasar. Pasir gurun memantulkan sore jingga pada langit petang.   Dan semua itu datang ketika siang memudar dan meninggalkan sore, senja dan pe...

Buku #9 - Love Rosie (Where Rainbows End)

      Love, Rosie (dokpri.) Judul novel: Where Rainbows End  Tahun terbit: 2004 Penulis: Cecelia Ahern Penerjemah: Monica Dwi Chresnayani Hal: 632 halaman Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun: 2015   Love Rosie (Where Rainbows End) : Menjadi Sahabat Penamu Seumur Hidupku Aku masih ingat betapa membahagiakannya ketika mendapatkan surat dari seorang sahabat. Dulu. Dulu sekali. Entah kapan? Hehehehe… Novel Where Rainbow End telah difilmkan. Judulnya menjadi Love, Rosie. Film Love, Rosie sudah pernah kutonton bertahun-tahun lalu. Aku tidak menonton dari awal. Kemudian aku mendapatkan novel yang menjadi awal film tersebut dan menikmati persahabatan luar biasa antara Rosie Dunne dan Alex Stewart. Pertemanan yang dibangun sejak usia kanak-kanak, bersama-sama melewati masa remaja, saling mendukung di masa dewasa mereka dan terus saling menyayangi dalam segala musim kehidupan hingga melampaui usia separuh baya. *** Keluarga orangtua Rosie Dunne dan orangtua...